Potensi dan Pengembangan Ternak Babi Sebagai Komuditas Unggulan Ekspor Nasional



'Potensi dan Pengembangan Ternak Babi Sebagai

Komuditas Unggulan Ekspor Nasional"



SEMINAR DAN LOKAKARYA NASIONAL III

ASOSIASI ILMUWAN TERNAK BABI

Latar Belakang

Kebijakan Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan tahun 2015-2019, telah berubah dari pendekatan swasembada menjadi pemenuhan kebutuhan bahan pangan asal ternak dan agribisnis peternakan rakyat. Fokus penanganannya tidak saja pada sapi dan kerbau,

melainkan pada semua komoditas ternak dan mendorong daya saing peternak. Salah satu isu strategis yang diangkat adalah mengembangkan potensi ekspor ternak. Data BPS 2016 ekspor babi hidup ke Singapura pada bulan Juli 2016 nilainya sebesar US 4.58 juta, naik 11,61%, dibandingkan bulan Juni yang nilainya U$ 4.10 juta. Artinya, ternak babi mempunyai potensi yang sangat tinggi, tidak saja untuk pemenuhan kebutuhan pangan dalam negeri, tetapi juga diekspor untuk menambah pendapatan negara. Sementara kebutuhan daging sapi kita masih impor. Guna menunjang kebijakan pemerintah di bidang peternakan babi, sinergi antara pemerintah dengan perguruan tinggi, dan para praktisi sangat diperlukan. Penelitian yang dilakukan oleh mereka yang menekuni ternak babi disamping dalam rangka untuk pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, akan sangat bagus kalau selaras dengan kebijakan pemerintah tersebut. Selama ini sebenarnya sudah cukup banyak penelitian yang dilakukan oleh para peneliti, namun komunikasi dan jejaring mengenai ilmu-ilmu ternak babi di lndonesia belum terbangun dengan baik. Sudah saatnya semua komponen peternakan emberi dorongan kepada pemerintah agar impor daging bisa dikurangi, sebaliknya mendorong ekspor bisa dipacu.

TUJUAN SEMINAR

  1. Saling tukar informasi tentang pengembangan lPTEK ternak babi dan monogastrik lain di Indonesia antar para pakar, para peneliti, dan pemangku kepentingan lainnya.
  2. Mencari solusi pengembangan peternakan babi dan monogastrik lain yang ramah lingkungan dengan memanfaatkan potensi lokal.
  3. Membentuk network (jejaring ilmu ternak babi dan monogastrik lain) di Indonesia.

Bagi Bapak/Ibu yang ingin mendaftarkan diri sebagai peserta seminar nasional dapat dilihat dibagian pengumuman tentang  SEMINAR DAN LOKAKARYA NASIONAL III dengan tema Potensi dan Pengembangan Ternak Babi Sebagai Komuditas Unggulan Ekspor Nasional