Sejarah Universitas Udayana

Cikal bakal Unud adalah Fakultas Sastra Udayana cabang Universitas Airlangga yang diresmikan oleh P. J. M. Presiden Republik Indonesia Ir. Soekarno, dibuka oleh J. M. Menteri P.P dan K. Prof. DR. Priyono pada tanggal 29 September 1958 sebagaimana tertulis pada Prasasti di Fakultas Sastra Jalan Nias Denpasar. 

Universitas Udayana secara sah berdiri pada tanggal 17 Agustus 1962 dan merupakan perguruan tinggi negeri tertua di daerah Provinsi Bali. Sebelumnya, sejak tanggal 29 September 1958 di Bali sudah berdiri sebuah Fakultas yang bernama Fakultas Sastra Udayana sebagai cabang dari Universitas Airlangga Surabaya. Fakultas Sastra Udayana inilah yang merupakan embrio dari pada berdirinya Universitas Udayana. Berdasarkan Surat Keputusan Menteri PTIPNo.104/1962, tanggal 9 Agustus 1962, Universitas Udayana secara syah berdiri sejak tanggal 17 Agustus 1962. Tetapi oleh karena hari lahir Universitas Udayana jatuh bersamaan dengan hari Proklamasi Kemerdekaan RepublikIndonesia maka perayaan Hari Ulang Tahun Universitas Udayana dialihkan menjadi tanggal 29 September dengan mengambil tanggal peresmian Fakultas Sastra yang telah berdiri sejak tahun 1958.


Visi Universitas Udayana

Terwujudnya perguruan tinggi yang unggul, mandiri, dan berbudaya.

Misi Universitas Udayana

  1. Menyelenggarakan pendidikan tinggi yang bermutu dan menghasilkan lulusan yang memiliki moral/etika/akhlak dan integritas yang tinggi sesuai dengan tuntutan masyarakat lokal, nasional, dan internasional;
  2. Mengembangkan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat sesuai dengan kepentingan masyarakat dan bangsa;
  3. Memberdayakan Unud sebagai lembaga yang menghasilkan dan mengembangkan pengetahuan, teknologi, dan budaya yang dapat dimanfaatkan untuk kesejahteraan masyarakat; dan 
  4. Menghasilkan karya inovatif dan prospektif bagi kemajuan Unud serta perekonomian nasional.  

Tujuan Universitas Udayana

  1. Menghasilkan lulusan bermutu yang memiliki kompetensi tinggi dalam penguasaan ilmu pengetahuan, teknologi, dan seni; 
  2. Meningkatkan kapasitas Unud dalam memberikan akses pelayanan pendidikan kepada masyarakat; 
  3. Mengembangkan tata kelola Unud yang sehat melalui optimalisasi peran organ organisasi sesuai dengan prinsip badan layanan umum;  
  4. Menjalin kerja sama di berbagai bidang untuk meningkatkan mutu tridharma perguruan tinggi;  
  5. Menghasilkan penelitian yang bermutu, relevan, dan berdaya saing sesuai dengan perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi, dan seni; dan
  6. Menghasilkan publikasi ilmiah nasional, internasional, dan kekayaan intelektual untuk kepentingan masyarakat.


 

Lambang Universitas Udayana

Menurut Statuta Universitas Udayana 2017 Pasal 3 menyebutkan :

  1. Lambang Unud bernama Widya Cakra Prawartana yang artinya perputaran roda ilmu pengetahuan berdasarkan Pancasila
  2. Lambang sebagaimana dimaksud ayat (1) adalah :
    • Berwujud sebuah lingkaran yang mempunyai roda cakra, ditengah terdapat padma (bunga teratai) dengan 8 (delapan) helai daun yang melambangkan delapan penjuru angin, yang melambangkan kesucian  Tuhan Yang Maha Esa merupakan sila pertama dari Pancasila.
    • Roda cakra mempunyai empat buah jari-jari yang melambangkan kekuatan yang membaja dari empat sila Pancasila.
    • Bagian luar dari jari-jari lingkaran roda dihiasi dengan 54 (lima puluh empat) titik sebagai ratna permata sesuai dengan rangkaian ilmu pengetahuan yang diberikan Unud.
    • Warna  lambang Unud adalah kuning keemasan dengan warna dasar biru langit.  Warna kuning keemasan melambangkan matahari terbit dan warna biru melambangkan warna langit. 

Untuk keseragaman dalam kop surat resmi ukuran logo Unud memakai diameter (3 cm),

Lambang Unud yang tidak diperperbolehkan dipakai:

dan penulisan Kementerian Riset, Teknologi  Dan Pendidikan Tinggi ditulis dengan huruf kapital dan menggunakan huruf Times New Roman ukuran 14 cetak tebal, untuk penulisan alamat, nomor telepon dan email memakai huruf Times New Roman ukuran 12, seperti contoh di bawah ini.